IHSG Rebound 7%: Saham Grup Pangestu dan Bakrie Kompak Gacor, Ritel Senyum

Adlex.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya kasih napas lega buat para investor. Terpantau dalam tiga hari ke belakang, IHSG konsisten “menghijau” dengan kenaikan total sekitar 7% sepanjang periode 6 April hingga 10 April 2026. Pantulan tinggi ini sukses bikin saham-saham milik konglomerat ikut manggung, dan banyak ritel mulai pamer cuan.

IHSG hari ini

Grup Prajogo Pangestu: BRPT ‘Gusur’ Stop Loss Ritel

Saham-saham milik Pak Prajogo Pangestu (PP) seperti BRPT, BREN, PTRO, dan CDIA jadi pusat perhatian seminggu terakhir. Namun, BRPT adalah yang paling menarik. Saham ini berhasil break dari masa konsolidasi dan menabrak “tembok” resisten sideway-nya.

Ada drama menarik di harga 1.250. Beberapa kali harga tertahan di sana, tapi pada 6 April 2026, market maker pamer kekuatan. Harga sempat digusur turun ke bawah 1.250—bikin ritel yang pasang stop loss otomatis “terjemput” alias kena cut loss. Uniknya, tak lama setelah itu, harga langsung ditarik kencang ke 1.340.

Baca juga : Saham PTBA Cuan 13% Seminggu: Siap Bagi-Bagi THR ke Ritel?

Saat ini, BRPT meninggalkan gap down di area 1.460–1.500. Ini sinyal kuat adanya markup harga oleh market maker. Meski akumulasi masih jalan terus sampai tanggal 10 April, rasanya kurang bijak kalau baru mau entry sekarang. Lebih aman tunggu konsolidasi atau koreksi sehat dulu.

Grup Bakrie Gak Mau Kalah: VKTR Terbang 40%

Bukan cuma grup PP, saham Grup Bakrie juga ikutan pesta. VKTR yang sedang fokus kerja sama dengan pemerintah untuk kendaraan listrik (EV) sukses terbang sekitar 40%. VKTR mantul dari support kuat dan menjebol resisten sebelumnya di harga 925.

Berdasarkan pantauan broker summary tanggal 9 April 2026, terlihat tiga broker besar kompak menampung barang:

  • BQ: 147.349 lot
  • KL: 127.645 lot
  • PD: 107.330 lot

Kolaborasi akumulasi ini jadi bahan bakar utama kenaikan VKTR yang cukup signifikan minggu ini.

DISCLAIMER: Investasi saham memiliki risiko kerugian yang nyata. Artikel ini bukan ajakan membeli atau menjual, melainkan ulasan pergerakan pasar untuk edukasi. Tim Adlex.id tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda ambil. Selalu gunakan uang dingin dan lakukan analisis mandiri sebelum bertransaksi.

Comment