Adlex.id, Bandung – Ketajaman Ramon Tanque di lini depan Persib Bandung ternyata tidak datang begitu saja. Di balik performa impresifnya di lapangan, striker haus gol ini diam-diam menjalani latihan tambahan yang cukup unik bagi pesepak bola di Indonesia, yakni Pilates.
Latihan Privat untuk Performa Maksimal
Melalui unggahan di media sosial salah satu studio Pilates di daerah Bandung, terlihat Ramon secara pribadi sedang berlatih intensif bersama instruktur pribadinya. Sesi latihan privat ini ia lakukan tanpa kehadiran pemain Persib lainnya, sebuah bukti nyata betapa seriusnya Ramon dalam menjaga performa dan kondisi fisiknya.
Baca Juga : Ramon Tanque 2 Gol ke Semen Padang dan Selebrasi Unik Viral Tik-tok
Dalam tangkapan layar unggahan tersebut, banyak Bobotoh yang memberikan dukungan atas inisiatif Ramon di luar jam latihan resmi klub. Beberapa komentar menarik muncul dari netizen, seperti:
“Aduh isin ka-post (malu terunggah) 😂 tapi aslina gara-gara dilatih jadi gacor si Ramon. Mantap 👏.”
“@persib tolong buat sesi pilates biar pemain yang kaku jiga gebog cau (batang pisang) jadi lentur. Ramon sudah terbukti!”
Meneladani Etos Kerja Cristiano Ronaldo
Budaya latihan mandiri ini mengingatkan kita pada sosok mega bintang Cristiano Ronaldo. Di luar negeri, Ronaldo dikenal selalu melakukan sesi latihan pribadi tanpa rekan setimnya setiap hari. Selain sesi gym, Ronaldo kerap mengasah tendangan bebasnya jauh sebelum rekan-rekan setimnya tiba di lokasi latihan.
Etos kerja seperti inilah yang seharusnya menjadi contoh bagi para pemain muda lokal. Jika hanya mengandalkan porsi latihan di lapangan tanpa tambahan di luar jam resmi, risiko stagnasi performa dan rasa bosan menjadi jauh lebih besar.
Manfaat Medis: Cegah Cedera dan Perkuat Core
Langkah Ramon Tanque menjalani latihan Pilates ini pun didukung oleh data ilmiah. Mengutip dari Journal of Bodywork and Movement Therapies, penguatan otot inti (core) melalui Pilates sangat efektif dalam mencegah cedera otot yang sering dialami pemain sepak bola.
Selain itu, menurut NHS (National Health Service), fungsi utama latihan ini adalah meningkatkan stabilitas tubuh. Hal ini sangat dibutuhkan saat pemain melakukan duel fisik di lapangan, sehingga tidak mudah terjatuh dan memiliki keseimbangan yang lebih baik saat melepaskan tembakan.
Apa Itu Pilates?
Pilates adalah metode olahraga low-impact yang dikembangkan oleh Joseph Pilates pada awal abad ke-20. Berbeda dengan angkat beban yang fokus pada pembentukan massa otot besar, Pilates lebih menekankan pada penggunaan kekuatan inti tubuh (core strength), fleksibilitas, dan kesadaran tubuh yang tinggi.
Latihan ini menggabungkan teknik pernapasan yang dalam dengan gerakan yang terkontrol, baik dilakukan di atas matras maupun menggunakan alat khusus seperti Reformer.
Fungsi Utama Pilates bagi Atlet Sepak Bola
Bagi pemain profesional seperti pemain Persib, Pilates bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan fungsional:
- Penguatan Core (Otot Inti): Memperkuat otot perut, punggung bawah, dan panggul. Ini adalah “pusat tenaga” pemain saat melakukan duel fisik atau menendang bola.
- Keseimbangan Otot: Sepak bola sering kali membuat otot tertentu (seperti paha depan) bekerja lebih keras. Pilates membantu menyeimbangkan kekuatan otot agar tidak terjadi ketimpangan yang memicu cedera.
- Meningkatkan Mobilitas Sendi: Memastikan sendi pinggul dan pergelangan kaki tetap lentur, yang sangat krusial untuk melakukan manuver cepat atau dribbling.
Tujuan Latihan Pilates
Peningkatan Performa di Lapangan: Dengan kontrol tubuh yang lebih baik, pemain bisa melompat lebih tinggi, berlari lebih stabil, dan memiliki koordinasi gerak yang lebih presisi saat mengolah si kulit bundar.
Pencegahan Cedera (Injury Prevention): Ini adalah tujuan nomor satu. Otot yang lentur dan kuat di bagian inti akan melindungi tulang belakang dan ligamen lutut dari benturan keras.
Pemulihan Fisik (Recovery): Pilates membantu melancarkan aliran darah dan memperbaiki postur tubuh setelah jadwal pertandingan yang padat.


Comment